RSS

“HIPNOTIS”nya Gagal

21 Mar

nemu juga pom bensin setelah deg2an takut kehabisan bensin. setelah menempuh perjalanan Bojonegoro-Tuban-Lamongan yang kesemuanya tak ada satupun pom bensin yang tidak bertuliskan “BENSIN HABIS”. pengalaman ini dimulai setelah mengisi bensin. seorang cewek dengan tinggi sekitar 160 cm, wajah imut2, kulit coklat sawo matang, berumur sekitar 18 tahunan berteriak memanggil “MAS… MAS…”. saya berhenti untuk menghormatinya dan dia menghampiriku.

“ya?” (minta tumpangan kali ni orang)

“habis mengisi benin berapa mas?”

“10000 liter. ah, 10000 rupiah” *efek capek n dehidrasi*

dengan semangatnya dia bersorak “SELAMAT!!! anda berkesempatan mendapatkan informasi pormo kami sekaligus expo disurabaya. kami hanya minta anda untuk menginformasikan kepada teman,kerabat, tentangga anda tentang informasi ini. ini adalah produk terbaru kami” dengan menunjukkan produk telpon rumah yang katanya terbaru dengan fasilitas sekitar 15 list fasilitas. “@#@#(@*#%&#$(” dengan cepat dia menerangkan tapi dengan lambat saya mencerna perkataannya. dan dengan entengnya dan dengan tampang tak berdosa saya bertanya “mbak2, misalkan tadi saya beli bensin 5000 mbaknya bakal kasih presentasi kayak gini g?” dasarnya ce penasaran. “(loading…) kita hanya survey mas. jadi kami mencari 10 orang yang &(*^%##&$*^((*)*” dan terus saja dia menjelaskan apa yang telah diperintahkan oleh bosnya tanpa saya perhatikan apa yang dikatakan.

tiba2 dia bertanya “produk ini harganya berapa mas?” dengan menunjukkan deretan angka Rp. 1.999.900. dalam hati -ni cewek ngenyek apa ngetrek2? anak SD juga tau. gak bakal tak jawab- “hooh” itulah tanggapanku. “ya, satu juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilanratus. dan *&*^$&^#$%*^*^” lagi2 si mbak presentasi.

“ini berapa mas?” lagi2 dia menunjukkan deretan harga yng lebih kecil Rp. 199.900. “hemmm,..” mbaknya menunggu jawabanku “brapa mas?”

“iya segitu”

“ya, 200.000 kurang 100 rupiah. jadi sekali lagi ketika anda berhasil menjawab satu pertanyaan dari saya, anda berhak mendapatkan harga produk kami sebesar Seratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus rupiah” sekali lagi? kapan dia jelasinnya? ya udahlah. “siap mas?”

“siap apaan?”

“siap menjawab satu pertanyaan dari kami? kalau bisa menjawab mas berhak mendapatkan produk kami dengan harga segini” dia menjelaskan dengan senyum sama tapi agak terpaksa. mungkin dah capek menjelaskan akan tetapi melihat raut wajah seperti saya yang unconnected, disable, dan no signal.

“siap mas?” dengan cepat dia berkata “jadi pertanyaannya …” dengan sigap juga saya menyela “bentar mbak, misalkan saya berhasil menjawab, saya harus bayar gitu?”

“gimana mas?” dia loading lagi

“kan mbaknya mau kasih pertanyaan. kalau saya berhasil menjawab apa saya harus membeli produk ini dengan harga segini?”

“iya mas”

“harus?”

“iya harus mas”

terbesit dalam hati “kok harus? udah ditanya, disuruh beli lagi. katanya survey?”

“nggak jadi deh mbak,..”

“oo gitu? ya dah mas gak papa. makasih” dengan senyum

“sama2,..” balasan ikhlas kasih senyum

teringat bahwa ilmu hipnotis adalah membuat orang bingung sehingga tak tahu apa yang akan dilakukan selanjutnya sehingga dengan mudah orang dapat mengontrolnya untuk melakukan apapun sesuai dengan keinginannya. saya tidak mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh si mbak adalah hipnotis. tapi saya sarankan agar anda tetap berhati2 dan tidak tertipu dengan cara apapun. pakah mbaknya penipu? au ah. saya gak mau memfitnah.

setelah pengalaman itu saya merasa kasihan, ironis, lucu.

 
Leave a comment

Posted by on March 21, 2011 in Stories

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: